
Padang, 15 Oktober 2026- Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND) tunjukkan komitmen dalam menjaga mutu pelayanan dengan menjalankan penilaian bersama Lembaga Akreditasi Mutu dan Keselamatan Pasien Rumah Sakit (LAM-KPRS). Kegiatan survei berlangsung secara daring dan luring. Kegiatan Luring telah dilaksanakan pada Sabtu (10/10) lalu dan dilanjutkan dengan survei akreditasi luring selama dua hari pada 13-14 Oktober 2026.
Pembukaan kegiatan survei dilaksanakan di Aula lantai 3 Gedung RS UNAND oleh Wakil Rektor II Universitas Andalas, Dr. Hafrizal Handra, M.Soc. Prof. Tafdil Husni selaku Ketua Dewan Pengawas RS UNAND hadir bersama seluruh anggota untuk mendampingi jalannya akreditasi RS UNAND. Kegiatan juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr. Aklima, MPH yang juga merupakan Dewan Pengawas RS UNAND. Turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Padang.
Dukungan juga ditunjukkan oleh Dekan Universitas Andalas ruang lingkup kesehatan diantaranya Dekan FK Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-KL (K), Dekan FKG, Prof. Nila Kesuma, Dekan Keperawatan, Dr. Ns. Deswita, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.An, serta Wakil Dekan II Fakultas Farmasi, Prof. Dr. apt. Salman, M.Si. Selain itu, Direktur RSUP M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, SpOG., Subsp.KFM (K) juga hadir dalam pembukaan Survei Akreditasi RS UNAND yang berlangsung pada Selasa pagi.
Kegiatan survei akreditasi merupakan agenda empat tahunan yang wajib dilakukan rumah sakit untuk meninjau kembali bagaimana jalannya kegiatan pelayanan di rumah sakit guna memastikan mutu layanan dan keselamatan pasien di rumah sakit.
Dalam survei akreditasi ini LAM-KPRS menugaskan tiga orang surveyor, yaitu Dr. Ns. Endro Aksara, S.Kep,. M.Kep., FISQUa sebagai PSL bersama dua orang surveyor lainnya dr. Muhammad Ilhamy Setyahadi, Sp.OG (k), FISQua dan Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL(K)FICS, FISQua. Ketiga surveyor ini memotret RS UNAND tak hanya dari jalannya pelayanan, namun juga terkait dokumen pendukung, serta kelayakan fasilitas lainnya.
Direktur Utama RS UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV (K), FIATCVS mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kesediaan para surveyor hadir ke RS UNAND untuk memotret RS UNAND. Beliau bersama tiga direksi lainnya Dr. dr. Yose Ramda Ilhamy, Sp.JP (K) (Diryanmedkep), dr. Rozi Abdullah, MARS,Sp.FK (Dir USD) dan Muhammad Fany Alfarisi, SE, PhD (Dirkeu) menegaskan komitmen RS UNAND dalam menjaga mutu layanan rumah sakit.
Semangat akreditasi ditunjukkan oleh seluruh civitas hopitalia. Para Kepala Bidang, Seksi, Instalasi, Komite KSM dan DPJP meramaikan kegiatan pembukaan. Sedang para petugas lainnya diap menyambut para surveior di unit kerja masing-masing.
Usai kegiatan pembukaan, kegiatan survei akreditasi berlangsung selama dua hari dibawah kendali para surveior, dengan melakukan wawancara pimpinan, wawancara stakeholder dan peserta didik, wawancara staf dan tentunya telusur lapangan. Sebelumnya para surveyor telah melakukan telusur dokumen yang berlangsung pada survei daring pada Sabtu (10/10) lalu.
Sebelumnya, RS UNAND telah terakreditasi paripurna melalui survei akreditasi yang juga dilakukan oleh LAM-KPRS pada November 2022. Tentunya seluruh civitas hospitalia RS UNAND mengharapkan hasil yang sama untuk akreditasi rumah sakit pada periode ini.
Ns. Endro selaku PSL menyampaikan dalam Exit Conference, “Akreditasi ini bukanlah akhir” Beliau mengharapkan civitas hospitalia “tidak tidur” setelah ini, namun tetap memastikan jalannya rumah sakit sesuai dengan prosedur dan ketentuan sehingga menjamin terjaganya mutu dan keselamatan pasien.
Pada penutupan kegiatan survei akreditasi yang berlangsung pada Rabu sore, Dirut RS UNAND kembali menggemakan aula lantai 3 dengan melakukan Yel-Yel Akreditasi bersama seluruh timnya sebagai wujud semangat dan komitmen RS UNAND dalam akreditasi ini. Beliau juga menyampaikan harapan seluruh civitas hospitalia RS UNAND untuk dapat mempertahankan Paripurna pada akreditasi ini.