
Dalam rangka memperingati HUT ke-9 Rumah Sakit Universitas Andalas, diselenggarakan kegiatan Seminar Awam Terkait Kanker dengan mengusung tema “Sinergi Penanganan Kanker: Dari Diagnosis Hingga Pemulihan.” Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan kolaborasi antara tenaga medis, survivor kanker, serta masyarakat umum.
Seminar yang berlangsung dengan antusias ini dihadiri oleh para survivor kanker, civitas hospitalia RS UNAND, mahasiswa, serta masyarakat. Kehadiran para survivor memberikan semangat dan inspirasi tersendiri, sekaligus menjadi bukti bahwa kanker dapat dihadapi dengan penanganan yang tepat dan dukungan yang kuat.
Acara dibuka dengan kata sambutan dari Direktur Umum RS UNAND yang menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-9 ini menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam penanganan penyakit kanker. Beliau menekankan pentingnya deteksi dini, edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, serta kolaborasi multidisiplin dalam memberikan pelayanan yang komprehensif dan berpusat pada pasien.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidangnya, yaitu:
1. Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto, MSc., Ph.D., Sp.GK – Spesialis Gizi
2. dr. Aldeno Wahyu Anandi, Sp.B, Subsp.Onk(K) – Spesialis Bedah Onkologi
3. dr. Aswiyanti Asri, M.Si, Med., Sp.PA(K) – Spesialis Patologi Anatomi
Dalam pemaparannya, Prof. dr. Nur Indrawaty Lipoeto menekankan peran penting gizi dalam pencegahan dan pendampingan terapi kanker. Pola makan seimbang dan gaya hidup sehat disebut sebagai langkah strategis dalam menurunkan risiko kanker serta membantu proses pemulihan pasien.
Sementara itu, dr. Aldeno Wahyu Anandi menjelaskan mengenai tanda dan gejala kanker, khususnya kanker rongga mulut, pentingnya deteksi dini, serta pilihan tindakan medis yang dapat dilakukan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Pada sesi berikutnya, dr. Aswiyanti Asri memaparkan peran patologi anatomi dalam memastikan diagnosis kanker secara akurat. Pemeriksaan jaringan melalui analisis laboratorium menjadi kunci dalam menentukan jenis kanker dan terapi yang tepat bagi pasien.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, termasuk para survivor yang berbagi pengalaman perjuangan mereka dalam menjalani pengobatan hingga masa pemulihan.
Melalui seminar ini, RS UNAND berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan dan deteksi dini kanker semakin meningkat. Momentum HUT ke-9 ini sekaligus menegaskan komitmen RS UNAND untuk terus menjadi pusat layanan kesehatan yang unggul, humanis, dan berbasis kolaborasi dalam penanganan kanker di Sumatera Barat.